wah udah lama rasanya gak ngeblog. Postingan ini sebenernya udah g real time banget, udah 6 bulan yg lalu , hahahaha. Cmn karena topik ini cukup menarik untuk diingat dan muncul pas ide mau nulis, akhirnyalah kupilih tema ini. Sebenernya apa bedanya ssama perjalanan pertama kesini???Bedanya adalah….klo perjalanan pertama without family walopun udah nikah, jd murni perjalanan tour ama kantor, dah gitu wisatanya serius….wisata arsitektur booo bersama para bos2 di kantor, yang ada kita dimarah2in kalau mampir2, hahahahah, trus jadwal juga disusun rame-rame, capek banget jadinya. Yang kedua kali ini, Alhamdulillah, suami terbuka keinginannya buat keluar negeri:D, sebenernya pas ada seminar IT sih disana, jd sekalian nih buntut-buntutnya juga ngikut:D. Lumayan setidaknya gak perlu mbujuk2:D. Jadwal semuanya aq yang menyusun, berhubung udah tahu tempat2nya dan walaupun capek, tp sangat menyenangkan berhubung bisa erkumpul dengan keluarga. Lumayan menarik banget nyusun jadwal2 perjalanan ini dibanding ngerjain laporan2 UDGL di kantor, bikin lieur:D. kayaknya enak nih bisnis travelling:p. Sebenernya ini bukan budget backpacker sih, mungkin middle, soalnya kita masuk ke tempat2 wisata di Singapore:D.Ini nih jadwal perjalanan kita :

Hari 1 :

Hari pertama ini kita baru nyampe sekitar jam 7 an. Langsung deh ke hotel dl buat naruh koper dan cek in dl, walaupun cek innya masih nanti, tp setidaknya kita kasih kabar dulu ke pihak hotel. Walaupun cek in baru bisa jam 12, kita udah bisa nitip koper di hotel, tp sebaiknya barang-barang berharga kita bawa, karena ditaruhnya gak di locker tp di deket recepsionis. Sesuai jadwal yg aq susun, hari pertama itu adalah ke Jurong Bird Park. Ini mah buat nyenengin Fio:D. Berhubung disitu tempat mainan dan burung2nya bagus. Pertama Kita naik MRT yang ke arah Jurong (lupa nama stasiunnya, ada d map MRT nya sing (jgn lupa ambil map begitu sampai bandara), dari situ kemudian kita naik bus karena tdk ada MRT yg turun deket situ. Begitu masuk terlihat gerbang bertuliskan JUrong Bird Park. Tempatnya bersih banget khas SIngapore. Jurong Bird Park ini isinya adalah taman burung, bermacam-macam burung, mulai dari flaminggo, kakaktua, dan lain-lain, Disini ada transportasi berupa kereta (bayar dulu sih), tp lumayan, soalnya kalau jalan pakai kaki ke semua tempat, lumayan gempor:D. Eh disini juga ada lho tempat bermainnya, tempat bermain air tepatnya, namanya Birds of Play. Bagus banget kolamnya, kolam renang interaktif gitu,menyenangkan:D. Ada juga tempat penelitian burungnya. Keren lah dan bersih, kecuali toiletnya g ada air flushnya, jd harus sedia tisu basah:D. Tapi herannya walaupun negara ini panas minta ampun plus minum terus, kita2 jarang pipis,padahal pulangnya malam selalu:D. Kita berada disini sekitar jam 12-jam 3 siang, habis itu perjalanan dilanjutkan ke Pulau Sentosa ( salah satu iconnya SIngapore). Perjalanan kesini dari Jurong skitar 1 jam. Namanya negara kecil jadi kemana-mana deket plus jadwal MRT yang selalu ada tiap menit serta bisa diperkirakan. Sekitar jam 4 kita sdh tiba di Vivo City. Disini kita makan di Food Republic dan makan-makanan Jawa (hahahaha), habis itu bermain dulu di sekitar Vivo City. Diatasnya Vivo City ini menarik sekali. Ada open space kayak kolam2 kecil gitu tp dangkal, setengah lutut, tp bagus, banyak yg nongkrong2 disitu sambil lihat laut ke arah Sentosa, bahkan ada anak2nya yg berenang di kolam dangkal itu, heheheh, bagus sih konsepnya, bikinan Zaha Hadid:D. Dari Vivo City ini ada monorail ke arah Sentosa, murah bayarnya. Rencananya sih kita kesini pengen lihat Universal Studio plus liat Song of The Sea yg jadwal setengah 7. Untungnya masih keburu. Disana jam setengah 7 masih terang:D. Nyampe Universal Studio kita cuman muter-muter aja, habis rugi juga, Fionya masih kecil, sedangkan dibeberapa tempat ada yg permainannya memakai batas ketinggian. Dan aq tanyain ke temen2 sih emang lebih baik jangan dulu, daripada yang naik cmn satu orang kan gak seru:D. Akirnya ya kita jalan-jalan aja deh:D. Aq kira tempat SOS nya masih di deket USS, ternyata dia berada di balik pulau tempat USS berada, ehhhh, salah jalan, akhirnya harus naik monorail lg, soalnya kalo gak gempor bang bang:D. Begitu sampai di tempat main SOS, kita lgsg buru2 masuk, karena jadwal main akan segera dimulai. Tempatnya di tepi pantai banget, dengan tempat duduk bertingkat di bagian penonton menghadap ke laut. DI pinggir laut terdapat saung2/rumah2 terapung untuk tempat pertunjukan. Sebenernya Song of The Sea ini menggunakan teknologi laser berwarna warni dengan paduan air dan suara musik, sehingga pergerakan laser itu mempunyai cerita sendiri. So far sih bagus dan harganya terjangkau sekitar SGD 10 kalau tdk salah:).  Hari pertama kita lalui dengan cukup menyenangkan, dan kita kembali ke hotel setelah makan malam terlebih dahulu.

Image

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Masalah permukiman dan perumahan dari dulu memang menjadi permasalahan yang umum terjadi dalam suatu negara. Pasti negara di dunia punya masalah ini, sekalipun dia adalah negara maju. Cuman mungkin intinya ada di cara penanganannya, negara maju lebih cepat proses penanganannya karena mereka sudah punya sistem atau aturan yang sudah jelas, tegas dan mau ditaati warganya. Sedangkan di negara berkembang mungkin fenomenanya adalah proses penanganannya lama karena kurang adanya suatu peraturan yang tegas mengenai masalah ini. Inilah yang bisa jadi menarik untuk diangkat, bagaimana suatu proses negara berkembang untuk mengatasi masalah perumahan permukimannya ini. Seperti yang kita tahu bahwa banyak kita jumpai permukiman kumuh yang sudah menjadi realita di setiap negara, terutama pada negara berkembang dan negara miskin yang termasuk parah. Mungkin kalau negara maju pemukiman kumuhnya sudah lebih cantik. Ketersediaan lahan yang tidak sesuai dengan kebutuhan akan hunian dan ketersediaan hunian yang pasarnya tidak sesuai dengan tipe hunian yang dibutuhkan kebanyakan masyarakat negara berkembang yang mayoritas menengah ke bawah merupakan beberapa penyebab dari timbulnya permukiman kumuh di negara berkembang. Hal ini tentu akan menyebabkan fisik kota menjadi suatu yang carut marut. Kebanyakan hunian yang disediakan oleh pengembang adalah hunian untuk menengah ke atas, padahal pasar untuk kebutuhan rumah ini sebagian besar adalah menengah ke bawah. Hal ini mungkin disebabkan masalah perhitungan ekonominya tidak masuk kalau untuk pasar menengah ke bawah. Ketersediaan tanah murah untuk orang low income yang bekerja di pusat kota sangat sedikit karena sebagian besar sudah naik nilainya karena dekat dengan mall dll. Oleh karena itu diperlukan suatu metoda untuk mengatasinya.Land control oleh pemerintah sangat diperlukan sehingga para pengembang atau pemilik tanah tidak semena-mena menaikkan harga tanahnya. Saya cukup respect oleh adanya program seribu tower untuk rumah susun yang dicanangkan oleh Menpera, dengan bantuan pengembang untuk pembangunannya. Sepertinya dengan embel2 subsidi oleh pemerintah untuk pembangunan rumah susun ini menjadikan banyaknya pengembang yang tertarik. Dan hal ini masih belum mengenai sasaran karena rumah susun yang dibangun yang beli akhirnya adalah orang2 kaya lagi yang tertarik dengan harga murah fasilitas maksimal. Angsurannya pun masih belum kena. Sepertinya metode partisipatif berupa self help housing yang melibatkan masyarakat sekitar perlu untuk dipertimbangkan dikarenakan dengan begitu cost untuk pembangunan perumahan menjadi berkurang. Materialnyapun bisa memanfaatkan material lokal maupun material daur ulang sehingga biaya materialnya pun berkurang. Tetapi hal itu tentu tidak dengan mengurangi kualitas suatu rumah yang layak huni, tentunya kita tetap harus memperhatikan sirkulasi udara, drainase dan struktur bangunannya dengan cermat. Pembangunan ini bisa diterapkan pada tanah pemerintah. Yang paling penting diperlukan adalah pengawasan dan perawatan ke depannya agar lingkungan tersebut menjadi berkelanjutan dan tidak menjadi suatu kawasan yang kumuh. Pengawasan dan perawatan ini bisa melibatkan penduduk sekitar misalnya dengan pengecatan berkala, pembersihan sungai atau selokan atau gang, pembatasan pembangunan yang sporadis atau terdapat panduan mengenai pembangunan baru sehingga masih terdapat kesinambungan dengan pembangunan lama.

Deuuh, deadline ini membuatku miris, dah dua tahun,hmmmm. Deadline apakah itu?yap, deadline untuk sekolah lagi, deadline ini sudah tersusul ama teman-temanku yang lain, sama adik kelasku juga, hiks. Tiap kali denger orang mau sekolah keluar negeri, hatiku langsung bertanya “kapan ya aq bisa sekolah lagi?”. Soalnya aq maunya dapat beasiswa, kalau g , males, kecuali terpaksa banget. Banyak sebabnya sihh dan banyak pertimbangan. Pertama, karena aq dah punya keluarga, jadi aku mikirin kalau misalnya nanti ditinggal buat sekolah soalnya aq prioritasnya keluar negeri. Kedua, karena TOEFL ku belum mencapai batas yang diinginkan, ini yangbikin kendala, padahal udah les, udah tes , lebih dari 10  kali malah, hehehe, tapi teteup aja. Soalnya selain pada dasarnya kemampuan bahasaku paling rendah diantara 3 kecerdasan yaitu logika, berhitung dan bahasa, aq juga males2an buat practice tiap hari, ini yang harus dilawan heeeuh, apalagi sekarang dah dibela-belain resign buat konsen ke nyari sekolah dan ngurus anak. Yang ketiga, karena aq belum nemu jurusan yang menjadi soulmate alias cocok dan aq suka. Masih bingung sih antara mw property atau urban design atau manajemen bisnis sekalian, soalnya aq pengen yang g terlalu mendesain dan ada itung-itungannya, soalnya aq suka banget ama itung2an, hihi, aq merasa otakku bekerja cepat kalo banyak ngerjain soal itung-itungan. Sedap nyam nyam ;p. Soalnya lagi proses pencarian diri, maklm masih muda, huehehehe(ngakunya) ;D. Sampai sekarang juga masih mencari-cari tapi lumayan ada gambaran. Semoga tahun depan sudah bisa sekolah.

FREE KNITTING COURSE

February 12, 2009

Pagi-pagi abis bikin makan, aq buka internet, trus chatting deh ama seorang mommy temen kerjaku. Pas chating, tiba-tiba kita berbicara soal membuat bisnis bersama yuuuk,yuuuuk. Bisnis yang disenangi oleh ibu-ibu. Hhihi sepertinya menyenangkan. Aq punya usul buat bikin rajutan untuk anak kecil, aq tertarik soalnya habis ngeliat buku-buku jepang impor soal handicraft knitting. Lucu-lucu bangeeet. Pengen rasanya bikin. Atau yang bergerak di bidang fashion, tapi apa ya?soalnya bisnis itu di bandung tu menjamur banget sampe udah eneg kayaknya. Akhirnya ngobrol-ngobrol-ngobrol, akhirnya kepikiran buat kita berdua untuk les merajut, wah asyiiik ada temannya. Soalnya selama ini aq dah pengen kursus ini , tapi waktu yang tidak memungkinkan. Kata temanku ada di Jalan Aceh, namanya Crayon. Dia itu kursusnya gratis cuman beli alat-alatnya disitu. Kupikir ya ga papa lah kalau beli alat, itung-itung  investasi. Akhirnya kuberinisiatif buat nanya kesitu sorenya. Wahh begitu masuk, aq langsung tertarik. Soalnya disitu banyak pernik-pernik bahan dasar kerajinan yang kayaknya selama ini kucari-cari. Langsung aq tanya si mbak-mbak yang disana soal kursusnya. Eh ternyata kursusnya emang gratis, paling bayar absen/ tiap kali datang 5000 rupiah, lumayan tu g mahal-mahal alias murah banget. Daaannnn……..tiap kursusnya 2-3 jam, kurasa waktu segitu cukuplah untuk mendalami satu jenis kemampuan. Daftar kursusnya ada banyak :knitting satu jarum dua jarum, felt, paper quiling, origami dll. Wah patuut dicoba niyyy. Tinggal mengatur waktunya aja soalnya toko ini cmn buka dari senin-sabtu j 9 sampai j 6 malam. Ayo let’s go to try on!!!!

unfortune

February 9, 2009

Hari ini berangkat pagi, udah senang mw belajar mobil lagi, setelah kmrn hari sabtu belajar mobil di kota Baru Parahyangan. Berangkat tentu saja bareng suami karena lagi males bawa motor sendiri. Janji les j 11 siang, dan aq masih terlalu pagi untuk menunggu disana. Akhirnya ya udah jalan-jalan dulu  ke Ciwalk sambil nyari tas laptop, tdnya mau ke kantor IDP, mw nanya2 sekolah, tp g jadi. Ciwalk pun j segitu masih sepi dengan pengunjung yang masih beberapa orang.Taapi akhirnya pencarian tas tersebut didapatkan juga, haahaha. Lumayan keberuntungan hari itu.Ah, akhirnya jadwal les tiba juga, jadi segera kularikan kaki menuju ke jalan riau. dan seperti biasa di front desk tempat les adalah si pemilik kursus mengemudi itu yang notabene ibunya sudah tua dan sudah waktunya istirahat:). Ternyata begitu datang kesana, si ibu nanya “mw belajar yg jam berapa neng?”, kujawab aja “j sebelas Bu, kmrn hari Jumat janjiannya jam segitu.”

“waduh neng,yang sebelas ada orang tadi baru aja berangkat”. Waduh, berhubung disitu pengajarnya cuman satu jadi g bs barengan. Aq pikir wah pasti karena si ibu lupa ni jadi ada yg nyerobot jadwalku. trus ibu itu cerita sana sini , spt biasanya.Ya udah deh, akhirnya aq ngalah aja, trus aq mundurin jadwalnya jadi j 1 sama j 1 besokny.Ketidakberuntungan no.1.

Habis itu bingung, nunggu 2 jam ngapain yak, akhirnya terbesit pikiran buat ngambil NPWP yg udah 2 minggu blm diambil di Jalan Peta.Ya udah deh kuluncurkan motor kesana, jalannya aja udah penuh perjuangan soalnya banyak kendaraan dan banyak lampu merah. Abis itu ngantri. Nyampe sana lupa lagi kalau mesti  bawa surat NPWP nya. Halah. Akhirnya mw nanya ke petugasnya , boleh g ngambil tanpa surat, tapi kayaknya bapaknya sedang melayani pelanggan yang membawa nota yang banyak jumlahnya. Wah udah males nungguinnya, akhirnya dengan hati males kutinggalkan aja kantor pajak itu. Ketidakberuntungan no.2.

Abis itu kulihat jam, wah udah jam stgh 1, perjalanan dari peta sampai ke riau (buat belajar mobil) kurang lebih stgh jam. Ya udah akhirnya aq meluncur saja ke tempat les,ngeeeng……….masih sempet mampir dulu ke B****n buat beli roti. Sudah itu langsung ke tempat les. Nyampe sana, langsung parkir motor dan masuk, ternyata di dalam sudah ada si ibu pemilik dan satu orang ibu2 muda gitu lah. Trus si ibunya nanya “les yg j berapa neng”, maklum si ibunya udah tua, jadi sudah menurun daya ingatnya. Aq jawab aja “j 1 bu, yang tadi j 11 mundur”.

“ooo, waduh neng bentrok lagi dong, si ibu ini jg j satu, gimana?”Dalam hati udah sebel aja, antara maklum dan sebel tepatnya.”aq bilang aja ke si ibu pemilik kalo udah bolak balik. Dan ternyata si ibu yg mau les itu sebenarnya jadwalnya j 10 trus g datang tanpa pemberitahuan, salah sendiri. Udah salah nyerobot jadwal orang lagi dengan alasan dia lagi ninggalin anaknya jadi harus cepet2. Ya kalu itu juga sama atuh bu. Ya kalo gt mbok ya jadwal besoknya aja. Sebel banget sama si ibu2 muda itu. Aq bilang aja ke si ibu itu , “Bu kalau ibu besoknya aja gimana?soalnya saya juga g bisa kalu harus mundur lagi jadi jam 2” dan aq masih tetep keukeuh untuk ngambil les j itu secara udah buang waktu berapa jam, tau gitu kan mending di rumah aja, ngerjain sesuatu. Akhirnya si ibu itu jg tetep keukeuh mwnya j satu itu,malah pas diberi pilihan mw saya atau dia yg j satu , tetep dia jawab dia aja dengan mukanya yang emang menyebalkan menurutku. Ngeliat itu aq udah males aja berdebat, secara aq lagi puasa, daripada batal puasaku. ya udah aq ngalah aja untuk ngerubah jadi besoknya dengan hati gondok dan nyepet2 dikit. itung-itung pahala memberikan jalan untuk orang yang g bisa ngantri. Akhirnya aq pastiin ke si ibu pemilik agar nulis di jadwal dan jangan ada yang nyerobot lagi. Akhirnya waktu terbuang 4 jam. Ya udah akhirnya aq pulang saja. Ketidak beruntungan no.3.

Mengingat ketidakberuntungan diatas, begitu melihat tas baru langsung mereda, lumayan setidaknya masih dapat tas baru , hahaha:D

Mendengar kata tersebut diatas, membuatku tertarik secara aq pengen mengambil S2 di bidang ini, masih nyerempet dikit-dikit dengan apa yang selama ini kupelajari dalam urban desain. Setidaknya menambah pengetahuan tentang pola pikir pengembang. Pertimbangan utama seorang pengembang adalah sebenarnya bukan pada desain bangunannya tetapi lebih kepada bagaimana suatu desain suatu property tersebut bisa mengembalikan modal dan memberikan keuntungan bagi perusahaan. Makanya selama pengalamanku bekerja, banyak pengembang yang berusaha menyalahi aturan dan berusaha mencari alasan agar desainnya disetujui dan mereka bisa mendapatkan keuntungan. Biasanya aq menjumpai hal-hal seperti itu dalam proyek-proyek superblok atau kota mandiri.

Sebenarnya bagaimana perhitungan dan pengelolaan suatu property itu sehingga bisa mendatangkan keuntungan yang lebih tanpa harus menyalahi aturan yang ada. Itu yang masih menjadi dilema mungkin di kalangan property developer.

It goes without saying, that good property management doesn’t have to cost you money..it can make you moneyItu yang aq kutip dari http://www.south-county.org/Gilroy/RealEstate/RealEstateGuides/PropertyManagement.html. Intinya adalah pada perhitungan cash flow perusahaan, ini yang menarik😉. Bagaimana kemampuan seorang property manager diuji untuk mendapatkan cara yang tidak menghabiskan biaya pengeluaran. seorang property manager tidak hanya bertugas menyediakan hunian atau fungsi yang menarik tetapi juga bagaimana memberikan pelayanan kepada pengguna. Semakin baik pelayanan kepada pengguna maka suatu developer tersebut akan lebih terpercaya. Bukan hanya ingin mendapatkan keuntungan semata. Selain itu yang terpenting dalam suatu manjemen property adalah hukum dan aturan.

Itulah yang kupelajari hari ini, semogabermanfaat!!!

Hari ini ngapain yak, itu yang terbesit pada malam Sabtu kmrn sehabis nidurin anak ( maklum lg disoriented) akhirnya timbul keinginan untuk belajar bikin logo yang baik secara selama ini masih amatiran, cuman berbekal feeling. Tadinya mau jadwal untuk belajar website design tetapi apa daya  sedang tidak mood untuk belajar web. Entah kenapa sekarang ini kegiatan yang satu ini jadi hobiku, maunya sih hobi yang menghasilkan, tetapi kata salah satu rekanku “kalo udah jadi komersil, hobinya jadi tdk menarik lagi mbak”. Ya mungkin memang ada benarnya lagian aq memang suka mengulik sesuatu yang kecil daripada mengulik sesuatu yang makro. Akhirnya aq googling aja tentang tutorial untuk membuat logo, ternyata ada berbagai teknik, salah duanya adalah dengan memakai Adobe Photoshop dan Adobe Illustrator yang selama ini lebih aq kenal, ada satu lagi yaitu dengan Corel draw. Hal ini tergantung kenikmatan masing-masing lebih suka memakai yang mana. Lebih baik lagi kalo logo-logo tersebut berbasis vektor sehingga bisa diedit garisnya. Hasilnya pun mungkin bisa berbeda. Kita bisa lebih mempermainkan warna dan gradasi di Photoshop, kalau di Illustrator kita bisa mempermainkan garisnya. kalau masalah font sih hampir sama ya.

di website yang aq baca (http://www.davidairey.com/what-makes-a-good-logo/), ada 4 elemen yang bisa dilihat dari setiap logo yang bagus yaitu :

1. logo itu bisa mendeskripsikan sesuatu / perusahaan yang akan dibuatkan logo tersebut

2. Mudah diingat

3. Efektif tanpa warna , dalam arti kalau logo tersebut dibuat dalam format hitam putih masih berbicara

4. Bisa diskalakan dalam arti kalau ukurannya di adjust ke dalam bidang yang akan dimasukkan akan selalu sama

Suatu logo itu harus cukup eyecatching dan simple, itulah kuncinya karena dia menggambarkan tentang sesuatu yang harus diingat oleh orang.Jangan memakai lebih dari 3 warna dan logo tersebut harus bisa dibaca oleh semua orang termasuk nenek-nenek dan kakek-kakek, jangan sampai mereka merem melek dan garuk-garuk kepala melihat logo tersebut:).

Itulah sedikit yang kupelajari malam itu, keep on trying it!!

RISHA

February 7, 2009

Udah lama sebenernya mendengar nama ini, RISHA yang merupakan kependekan dari Rumah Instan Sederhana  Sehat, diluncurkan oleh Litbang Kimpraswil Bandung tanggal 20 Desember 2004. Risha ini adalah sejenis rumah knock down yang berbahan dasar dari beton. Jadi berupa modul-modul balok, kolom dan joint dari beton. Risha ini sebenarnya untuk memenuhi kebutuhan pembangunan perumahan untuk korban tsunami di Aceh. Dibuat untuk daerah yang rawan gempa.

Produk ini sebenarnya cocok untuk kebutuhan hunian yang memerlukan kecepatan karena rumah rakitan ini mempunyai 2 prinsip yaitu :

1. knock down alias dapat dibongkar pasang. jadi kalau sudah tidak pengen desain yang lalu, panel-panelnya bisa dicopot lagi dan dapat digunakan lagi atau kalaupun ingin menambah ruangan bisa ditambah sambungannya. Mur baut digunakan sebagai sistem sambungan antara modul-modul strukturalnya untuk menanggulangi efek gempa yang berlebihan.

2. Prinsip kedua adalah “Pesan pagi, sore huni” dan harganya relatif murah. Sebagai bandingan pada tahun 2004, rumah tipe 36 yang memakai Risha hanya berkisar antara 18 juta/unit (tergantung desain juga sebenarnya) sedangkan rumah konvensional 28 juta/ unit. Dulu waktu saya survey tahun 2007 harga perpanel berkisar antara 60-90 ribu rupiah.

Disamping kedua prinsip diatas, ada berbagai klebihan yang dimiliki RISHA yaitu:

1. Tahan gempa

2. Dapat dipindah-pindah (seperti dalam acara Megamover di salah satu TV kabel)

3.Dapat dikombinasikan dengan berbagai macam dinding pengisi

4. Dapat diterapkan pada semua jenis bangunan yang memiliki lantai tidak lebih dari 2 lantai.

Tetapi terdapat juga keterbatasan pada produk ini yaitu maksimal jumlah lantai adalah 2 lantai. Selain itu masyarakat dan investor kurang mengetahui secara meluas mengenai produk ini. Padahal kalau menurut majalah SWA  prospek bisnisnya cukup menuntungkan. Untuk membuat pabrik pembuat komponen RISHA hanya perlu menyiapkan modal 220,4 jt dan bisa mencapai BEP pada bulan ke-22 dan 23. Apalagi dengan investor perumahan, tukang yang dibutuhkannyapun tidak terlalu banyak dan waktupun juga bisa diminimalisasi. Untuk desain, sejauh ini masih sederhana,mungkin kalau ada investor yang mau menggalakkan rumah murah untuk rakyat hal ini bisa cukup menarik.

Berikut ini rumah-rumah contoh yang dibuat oleh Kimpraswil

Pengen rasanya mengemas  RISHA dengan tampilan yang lebih menarik untuk membikin suatu perumahan rakyat murah tetapi berkualitas baik di tengah harga rumah yang melambung tinggi sekarang ini. Semoga mimpinya bisa tercapai. hihi

kebahagiaan

January 28, 2009

“Dalam hidup,terkadang kita lebih banyak mendapatkan apa yang tidak kita inginkan. Dan ketika kita mendapatkan apa yang kita inginkan, akhirnya kita tahu bahwa yang kita inginkan terkadang tidak dapat membuat hidup kita menjadi lebih bahagia

Bermimpilah tentang apa yang ingin kamu impikan, pergilah ke tempat-tempat kamu ingin pergi.
Jadilah seperti yang kamu inginkan, karena kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan.” (kutipan dari safrudin.wordpress.com

Unsur utama kebahagiaan adalah: sesuatu untuk dikerjakan, sesuatu untuk dikasihi, dan sesuatu untuk diharap.
Allan K. Chalmers

Sukses bukanlah kunci menuju ke kebahagiaan. Kebahagiaan adalah kunci menuju sukses. Bila Anda menyukai yang Anda kerjakan, Anda akan sukses.
Albert Schweitzer

Mengejar kebahagiaan adalah salah satu sumber ketidakbahagiaan.
Eric Hoffer

Seorang yang pesimis melihat kesulitan pada setiap kesempatan, seorang yang optimis melihat kesempatan pada setiap kesulitan.
Sir Winston Churchill

Orang yang sukses mengambil keuntungan dari kesalahannya dan mencoba lagi dengan cara berbeda..
Dale Carnegie

Visi Harapan. Pandanglah hari ini. Kemarin sudah menjadi mimpi. Dan esok hari hanyalah sebuah visi. Tetapi, hari ini yang sungguh nyata, menjadikan kemarin sebagai mimpi kebahagiaan, dan setiap hari esok sebagai visi harapan.
(Alexander Pope)
Hidup adalah risiko. Begitu Anda mengambil keputusan dan membuat komitmen, dunia akan menguji keteguhan Anda. Tapi itulah pilihannya , itulah yang membedakan antara orang yang benar-benar hidup dan yang semata-mata hidup.
Kebahagiaan yang tertinggi dalam kehidupan adalah kepastian bahwa anda dicintai seperti apa adanya atau lebih tepatnya dicintai walaupun anda seperti diri anda adanya
(Victor Hugo)

Nasib anak-anak Palestina

January 26, 2009

Beberapa hari ini aq tertarik untuk melihat konflik antara Palestina dan Israel. Sedih banget ngelihatnya kalo ada tayangan televisi yang memberitakan hal itu. Aq sih sedihnya bukan kepada Palestinanya, tetapi kepada anak-anak yang menjadi korban perang tersebut. Pilu rasanya kalo ngeliat anak-anak kecil bahkan bayi tergeletak tak bernyawa, karena aq adalah seorang ibu yang pasti akan sedih banget kehilangan anaknya.Apa g mikir ya mereka ( si Hamas ama Israel itu) bahwa warga sipil terutama anak-anak itu bakal terancam, bahkan itu bisa jadi berefek ke kepribadian mereka. Kalau mau perang ya udah antar orang yang berkepentingan aja, pake clurit apa pake senapan angin sana, g ngurus. Tapi ini korban anak-anak hampir sepertiga loh, gede banget itu. Sebel aja ngeliatnya terutama ama Israel yang g punya perasaan, udah dikasih hati mintanya daging. Perang itu tidak akan menyelesaikan masalah, malah akan menambah masalah aja. Hidup anak-anak yang tertindas oleh perang dipertaruhkan.Kasian sekali. Kayaknya semua bersumber dari satu yaitu negeri Bush, negara yang rakus dan serakah.